"Ghalingga"

#Astalavista Losta Masta #

Aku, Hujan dan Ojek

Aku, Hujan, dan Ojek

by. y.heryana

Jl. Brawijaya – Mataram, Sore kemarin saat mengejar jam untuk ngasih pelatihan di sebuah LPK, mendung sudah menghitam di langit barat, saya paksakan untuk bisa datang ngaaih latihan, tapi awan kelabu di langit sudah tidak lagi kuat untuk menampungnya dan tumpahlah air hujan sangat deras. Saya terpaksa mencari tempat berteduh karena memakai motor. Saya berteduh pas dekat pangkalan ojek, yang berteduh disana hanya 3 orang termasuk saya. Kami semua diam menatap hujan, terkadang lihat jam, lihat sms yang masuk dari peserta pelatihan minta kejelasan masuk apa enggak karena hujan, saya jawab saja saya lagi di jalan, tunggu sampai 30 menit, entar saya sms lagi menunggu hujan reda.

Dalam suasana yang sedikit diam saya dengar di dekat pangkalan ojek kayak orang sedang bicara keras keras, saya kira sedang bertengkar eh malah tukang ojek itu sedang photo selfie, yang satu sambilan duduk diatas motor dia memiringkan wajahnya kemudian klik dia photo, hasilnya dikasih tahu ketemannya, bagus enggak ?, pakai bahasa daerah, temannya bilang ” kurang bagus, sini saya photokan!”, katanya, Si tukang ojek yang agak tuaan , sambil membawa handphone lalu mengarahkan gaya si tukang ojek muda tadi, angkat dikit, senyum, jangan miring, itu yang saya dengar.  Saya lihat juga si tukang ojek yang jadi model nurut perintah, 3 kali mereka ulang, dengan posisi yang berbeda tapi kayaknya wajah saja yang di photo. Dalam hati aku tersenyum juga, era digital betul memudahkan orang untuk memotret dirinya dan aktifitasnya. Photo selfie dan handphone kamera adalah menjadi kebiasaan.

Dalam akun sosial media, sudah ribuan photo selfie tersebar, dengan gaya yang macam-macam, terkadang photo selfie pelarian dari kejenuhan rutinitas kerja, atau jenuh karena memang enggak ada dikerjakan. Ada juga yang sudah kecanduan lensa kamera, dimana ada kamera langsung gatal deh pengen di photo.

Kembali ke tukang ojek muda, di tanya oleh temannya untuk apa photo tersebut ?, ” untuk DP di BBM biar pelanggannya tahu dan ingat Dia, Katanya. Waduh hebat juga tukang ojek ini, BBM dijadikan perangkat layanan pemesanan jasa ojek. Temannya tanya emang kamu bisa ?. Bisa donk kan hpku sudah android bisa BBM nih lihat !, kata si tukang ojek yang mudaan. Dari mana kamu tahu cara masarin ojek lewat BBM dan Sosial Media?, Dari berita n pelajaran waktu sekolah  dulu di smkn ada pelajaran namanya mix marketing karena saya jurusan pemasaran, di ajarin sama  gurunya namanya “…………….”. deg kok ada penggalan namaku yang disebut, waduh dalam hati ternyata ada juga yang mengamalkan ajaranku, he.. he…..he…… sedikit bangga juga, tapi siapa ya nama muridku tersebut !!!.

Blarrr, Blarrr,…..suara petir keras sekali dan hujanpun makin besar, akhirnya saya batalkan ngasih pelatihan hari itu, dan kebetulan ketua kelompok peserta pelatihan yang saya ajar ikut berteduh sama saya, biar dia yang ngasih tahu teman-temannya. Hujan masih belum berhenti menjelang magrib, saya pun pulang dengan basah kuyup, dan membawa  satu cerita yang sedang anda baca ini. @y2nh.

semangat

Information

This entry was posted on 13 Februari 2015 by in 1 and tagged , , , , .

Statistik Blog

  • 37,801 hits

Arsip

Flag Counter

Arsip

Jumlah Pembaca Blog

  • 37,801 orang

Follow Me di twitter : @y_heryana

 photo e1b1ff18-8774-4809-bda0-e20c714f94ab_zps0b0f278c.jpg
Flag Counter

Statistik Blog

  • 37,801 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: